Media Belajar dan Memahami Ilmu Kimia

Tuesday, December 17, 2019

Persamaan Reaksi Kimia

0 comments
Persamaan Reaksi Kimia
Persamaan Reaksi Kimia


Dalam ilmu kimia, persamaan reaksi atau persamaan kimia adalah penulisan simbolis dari sebuah reaksi kimia. Rumus kimia pereaksi ditulis di sebelah kiri persamaan dan rumus kimia produk dituliskan di sebelah kanan. Koefisien yang ditulis di sebelah kiri rumus kimia sebuah zat adalah koefisien stoikiometri, yang menggambarkan jumlah zat tersebut yang terlibat dalam reaksi relatif terhadap zat yang lain. Persamaan reaksi yang pertama kali dibuat oleh ahli iatrokimia Jean Beguin pada 1615. 

Dalam sebuah persamaan reaksi, pereaksi dan produk dihubungkan melalui simbol yang berbeda-beda.
Simbol → digunakan untuk reaksi searah,
Simbol untuk reaksi dua arah,
Simbol untuk reaksi kesetimbangan.

Seringkali pada suatu persamaan reaksi, wujud zat yang bereaksi dituliskan dalam singkatan di sebelah kanan rumus kimia zat tersebut. Huruf s melambangkan padatan, l melambangkan cairan, g melambangkan gas, dan aq melambangkan larutan dalam air.

Reaksi kimia mengubah zat-zat asal (pereaksi/ reaktan) menjadi zat baru (produk).
Jenis dan jumlah atom yang terlibat dalam reaksi tidak berubah.
(jumlah atom ruas kanan =jumlah atom ruas kiri) harus setara
Ikatan kimianya yang berubah, dimana ikatan kimia pereaksi diputus dan terbentuk ikatan kimia baru dalam produknya.

Contoh :

2 H2 + O2 ----> 2 H2O
Keterangan :
 A dan B adalah reaktan/ pereaksi
AB adalah hasil reaksi atau produk
Angka 2 di depan H2O dan 2 didepan H2 adalah koefisien

Tanda (g),(l),(s),(aq) menunjukkan wujud zat
(g) untuk gas
(l) untuk cair
(s) untuk padat
(aq) untuk larutan

Jika diibaratkan membuat pisang goreng, pereaksi/reaktannya adalah tepung terigu dan pisang. Hasilnya adalah pisang goreng

Contoh: Tentukanlah koefisien reaksi dari
HNO3 (aq) + H2S (g) ----> NO (g) + S (s) + H2O (l)

Cara yang termudah untuk menentukan koefisien reaksinya adalah dengan memisalkan koefisiennya masing-masing a, b, c, d dan e sehingga:

a HNO3 + b H2S ----> c NO + d S + e H2O

Berdasarkan reaksi di atas maka
atom N : a = c (sebelum dan sesudah reaksi)
atom O : 3a = c + e 3a = a + e e = 2a
atom H : a + 2b = 2e = 2(2a) = 4a 2b = 3a b = 3/2 a
atom S : b = d = 3/2 a

Maka agar terselesaikan kita ambil sembarang harga misalnya a = 2 berarti: b = d = 3, dan e = 4 sehingga persamaan reaksinya :

2 HNO3 + 3 H2S ---> 2 NO + 3 S + 4 H2

No comments:

Post a Comment