Bayam Berduri (Amaranthus spinosus) Tanaman Yang Punya Banyak Potensi Sebagai Obat - BELAJAR KIMIA

Latest

Media Belajar dan Memahami Ilmu Kimia

Sunday, January 19, 2020

Bayam Berduri (Amaranthus spinosus) Tanaman Yang Punya Banyak Potensi Sebagai Obat

https://www.kimia100.com/
Bayam Berduri (Amaranthus spinosus) Tanaman Yang Punya Banyak Potensi Sebagai Obat
Klasifikasi dari tanaman A. spinosus menurut data base  Globinmed (Global Information Hub On Medicinal) Malaysia  adalah sebagai berikut: 
 
Kingdom        : Plantae (tumbuhan)
Divisi             : Spermatophyta
Kelas              : Dicotyledonae
Bangsa          : Amaranthales
Marga             : Amaranthaceae
Genus:           : Amaranthus
Spesies          :  Amarnthus spinosus

A. spinosus berasal dari suku Amaranthus. Masyarakat Indonesia mengenalnya dengan bermacam nama. Di Lampung, A. spinosus lebih dikenal dengan nama bayam Kerui, Senggang Cucuk (Sunda), bayam Cikron (Jawa), Ternyak Lakek (Madura), bayam Kikih (Bali), Sinau katinting (Makasar), Podo Maduri (Bugis) dan di Halmahera  A. spinosus lebih dikenal dengan nama Maijanga. Daun dan akar A. spinosus banyak digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati penyakit demam, diare, batuk, menghentikan panas (anti piretik), peluruh kemih (diuretik), menghilangkan racun, menghilangkan bengkak, menghentikan diare dan membersihkan darah kotor.  

A.spinosus sebagai obat tradisional digunakan untuk mengobati diabetes. Akar digunakan sebagai obat diuretik. Rebusan akar digunakan untuk mengobati gonore dan antipiretik. A. spinosus juga digunakan sebagai obat penurun panas, penangkal racun ular, mengobati diare, Akar digunakan untuk obat sakit gigi. Daun digunakan sebagai emolien dan obat penyakit mulut yang mengalami ulserasi, eksim, luka bakar, luka, bisul, sakit telinga dan wasir .

Daun  dan akar A. spinosus digunakan oleh Suku Talang Mamak Riau  sebagai  obat batuk, asma, sakit gigi, demam rimbah, peluruh haid, penurun panas, bisul, penghilang bengkak, kudis, meningkatkan ASI, antiracun hewan berbisa seperti ular, lebah, kalajengking, lipan dan hewan berbisa lainnya. Masyarakat talang mamak menyebut A. spinosus dengan nama “Bayam Tuju”, karena akar  A.spinosus dapat dijadikan obat penawar racun tuju. Tuju adalah sejenis penyakit yang terbuat dari bagian hewan yang mempunyai kadar racun yang tinggi seperti kuku dan kumis harimau, air luda teki dan kulit katak hijau yang sebarkan melalui magis (magic).

No comments:

Post a Comment